Jangan Tunggu Kaya untuk ke Tanah Suci, Ini Cara Dapatkan Dananya
Ada sebuah pepatah Arab yang berbunyi, “Rindu itu menyakitkan, dan obatnya adalah pertemuan.”
Bagi seorang Muslim, tidak ada kerinduan yang lebih syahdu dan menggetarkan hati selain kerinduan kepada Baitullah (Rumah Allah). Melihat kemegahan Ka’bah di layar televisi, mendengar gema adzan dari Masjidil Haram, atau melihat foto kerabat yang sedang meminum air Zamzam, seringkali membuat air mata menetes tanpa sadar. Hati berbisik lirih, “Kapan giliranku ya Allah?”
Jika Haji adalah kewajiban yang terikat waktu dan kuota antrian yang sangat panjang (bisa mencapai 20-30 tahun), maka umroh adalah penawar rindu yang paling mujarab.
Ia adalah “Haji Kecil” yang bisa dilakukan kapan saja sepanjang tahun. umroh adalah momen untuk me-recharge iman yang mulai redup, membasuh dosa-dosa dengan air mata taubat di Multazam, dan memanjatkan doa-doa terbaik di tempat-tempat yang mustajab.
Namun, di balik kerinduan spiritual yang membuncah itu, seringkali kita terhempas kembali ke bumi oleh satu realita klasik yaitu terkendala biaya.
Biaya umroh memang tidak sedikit. Paket standar saat ini berkisar antara Rp 28 juta hingga Rp 35 juta per orang. Angka ini belum termasuk biaya pembuatan paspor, vaksin meningitis, perlengkapan, dan uang saku. Bagi sebagian besar masyarakat, mengumpulkan uang tunai (hard cash) sebanyak itu dalam waktu singkat bukanlah perkara mudah.
Lantas, apakah umroh hanya hak istimewa bagi mereka yang kaya raya? Apakah kita yang bergaji UMR atau pegawai biasa harus mengubur mimpi itu sampai tua? Tentu tidak. umroh adalah panggilan bagi setiap hati yang beriman, dan selalu ada jalan bagi mereka yang bersungguh-sungguh.
Jebakan Menunggu “Uang Dingin” Terkumpul
Banyak orang yang memiliki niat mulia: “Saya mau umroh kalau tabungan sudah cukup, tidak mau merepotkan siapa-siapa.” Niat ini sangat baik.
Namun, dalam praktiknya, strategi menabung konvensional seringkali kalah oleh dua musuh utama: Kebutuhan Mendesak dan Inflasi.
- Tabungan yang Selalu “Bocor”: Niat hati menabung Rp 1 juta per bulan. Tapi di bulan ketiga, ada kondangan. Bulan kelima, motor rusak. Bulan ke-sepuluh, ada biaya sekolah anak. Uang tabungan umroh yang “menganggur” di rekening seringkali terpakai untuk menambal kebutuhan lain. Akibatnya? Sudah 5 tahun menabung, saldonya tidak pernah cukup untuk berangkat.
- Kejar-kejaran dengan Harga: Hari ini Anda menargetkan tabungan Rp 30 juta. Anda menabung mati-matian selama 3 tahun. Saat uang Rp 30 juta terkumpul 3 tahun lagi, ternyata harga paket umroh sudah naik menjadi Rp 38 juta karena kenaikan kurs Dolar dan biaya tiket pesawat. Anda harus menabung lagi, harga naik lagi. Seperti mengejar bayangan yang tak pernah terkejar.
Solusi Cerdas: umroh Sekarang, Cicil Kemudian
Di era modern dengan kemudahan literasi keuangan Syariah, pola pikir kita harus berubah. Jika untuk membeli motor atau rumah (kebutuhan duniawi) kita berani mencicil demi memilikinya sekarang, mengapa untuk kebutuhan rohani (akhirat) kita ragu?
Saat ini, solusi pembiayaan syariah umroh hadir sebagai jawaban atas doa-doa mereka yang rindu Baitullah. Ini bukan tentang memaksakan diri atau berhutang konsumtif. Ini adalah tentang Manajemen Prioritas.
Konsepnya sederhana dan halal (biasanya menggunakan akad Murabahah atau Jual Beli Jasa). Lembaga keuangan syariah akan membiayai paket perjalanan umroh ke pihak Travel Agent. Anda kemudian berangkat, beribadah dengan tenang, lalu membayarnya kembali dengan cara mengangsur sepulang dari Tanah Suci.
Apa keuntungan strategi ini?
- Mengunci Harga Paket Dengan berangkat sekarang menggunakan pembiayaan, Anda “mengunci” harga saat ini. Anda tidak perlu pusing memikirkan kenaikan biaya paket travel umroh tahun depan atau dua tahun lagi. Cicilan yang Anda bayar bersifat tetap (fixed) hingga lunas.
- Beribadah Saat Fisik Masih Kuat Ibadah umroh adalah ibadah fisik. Tawaf mengelilingi Ka’bah 7 putaran, Sa’i berlari-lari kecil antara Safa dan Marwa 7 kali, itu semua butuh stamina prima. Menunda umroh 5-10 tahun demi menabung uang tunai berisiko membuat Anda berangkat saat usia sudah senja, lutut sudah nyeri, atau fisik gampang lelah. Nikmatnya ibadah akan jauh lebih terasa saat dilakukan di masa muda atau saat tubuh masih bugar.
- Momen Berbakti Kepada Orang Tua Mungkin Anda ingin mengumrohkan orang tua yang sudah sepuh. Menunggu tabungan terkumpul bertahun-tahun adalah pertaruhan waktu. Kita tidak pernah tahu umur orang tua. Dengan fasilitas pembiayaan, Anda bisa memberangkatkan mereka Tahun Ini Juga. Kebahagiaan melihat orang tua tersenyum di depan Ka’bah adalah rezeki yang tak ternilai harganya, dan cicilannya akan terasa ringan jika dibandingkan dengan keberkahan yang didapat.
Memilih Mitra yang Amanah
Tentu, memilih jalur pembiayaan harus hati-hati. Pastikan Anda memilih lembaga yang kredibel, diawasi OJK, dan memiliki Dewan Pengawas Syariah yang jelas. Jangan tergiur pinjaman online ilegal atau travel bodong yang menawarkan harga tidak masuk akal.
Adira Finance Syariah adalah salah satu mitra terpercaya yang bisa Anda andalkan. Adira bekerjasama dengan puluhan travel umroh berizin resmi Kemenag di seluruh Indonesia. Anda bebas memilih paket travel yang diinginkan mulai dari yang hemat hingga VIP, dan Adira yang akan mengurus pembiayaannya.
Prosesnya transparan, syaratnya mudah, dan angsurannya bisa disesuaikan dengan kemampuan bulanan Anda. Tidak ada riba yang tersembunyi, semua akad dijelaskan di awal.
Jemput Panggilan-Nya
Allah tidak melihat seberapa tebal dompet kita, tapi seberapa kuat niat kita. “Mampu” berangkat umroh itu bisa diusahakan. Bisa dengan menjual aset yang tidak produktif, bisa dengan menabung ekstrem, atau bisa dengan memanfaatkan fasilitas pembiayaan syariah.
Jangan biarkan rindu itu mengendap terlalu lama menjadi angan-angan kosong. Ubah rindu itu menjadi energi untuk melangkah. Bayangkan, bulan depan atau dua bulan lagi, Anda sudah mengenakan kain ihram, melafalkan “Labbaik Allahumma Umratan”, dan menumpahkan segala keluh kesah di depan pintu Ka’bah. Rasanya? Masya Allah, damai yang tak terlukiskan.
Jika hati Anda sudah tergerak, jangan tunda lagi. Pelajari bagaimana Anda bisa berangkat lebih cepat dengan perencanaan keuangan yang tepat. Simak detail produk, simulasi angsuran, dan daftar rekanan travel terpercaya dengan pembiayaan berangkat umroh dari Adira Finance. Mari kita pulang ke rumah-Nya, sebelum kita pulang ke Rahmatullah.



